Mengapa setiap bisnis butuh website?

  1. Website itu adalah rumah utama bagi sebuah bisnis.

Di Indonesia saat ini kondisinya orang-orang lebih banyak berjualan di facebook dan instagram dari pada membangun website pribadi. Ada pula yang berjualan mengandalkan marketplaces seperti shopee, tokopedia dan lain lain. Tanpa sadar, penjual-penjual ini sama halnya sedang berjualan di trotoar. Ya ramai memang, tapi bukan tempatnya jualan. Kalau tiba-tiba datang satpol pp bubarin dagangannya, disita, gimana?
Dulu sempat mencuat kabar Indonesia akan tiru langkah cina untuk blokir platform sosial media dari luar negeri. Saat itu sempat terjadi kepanikan para online shopers, namun syukurlah hingga saat ini isu itu tidak terjadi.

Diawal masa pandemik covid19, saat itu banyak pengusaha-pengusaha konveksi yang kehilangan order berusaha survive dengan pivot jadi produksi masker kain. Namun saya coba upload produknya ke tokopedia, olx, produknya ditolak. Berikanlan di facebook, juga di tolak. Ternyata, sebagian besar platform saat itu memblokir kata kunci seperti masker, hand sanitizer dengan alasan mengantisipasi pelaku usaha mengeksploitasi keadaan darurat. Belum lagi banyaknya akun-akun instagram yang bisa tiba2 dihapus oleh instagram karena alasan promosi menyalahi aturan.

Beginilah resiko jualan di lapak numpang atau di tempat orang lain. Penuh kekhawatiran dengan peraturan yang bisa saja berubah kapan pun. Hal ini tidak akan terjadi apabila kita merawat pelanggan di rumah kita sendiri yaitu website. Rumah kita, aturan kita sendiri.


  1. Website bisa menjadi apa saja yang anda inginkan.

Di Instagram kita hanya bisa menampilkan gambar-gambar dengan standar layout yang sudah ditentukan dengan instagram, begitu pula dengan facebook. Di marketplace seperti tokopedia, kita hanya bisa menjual produk. Di blogspot, kita hanya bisa menuliskan artikel.
Namun diwebsite anda sendiri, anda bisa menjadi website itu sebagai katalog bagi seluruh produk anda, company profile, memiliki fitur pembayaran otomatis, pembalas chat otomatis dengan warna dan tata letak yang kita bisa tentukan semau kita. Bayangkan dijaman dulu anda harus mencetak katalog dan company profile dengan biaya yang tidak sedikit. Sekarang anda hanya cukup memberikan nama website anda yang hanya terdiri dari beberapa huruf itu dan orang-orang dapat mendapatkan segala informasi yang anda sajikan dari manapun.


  1. 24/7

Sebagai manusia, kita butuh tidur, butuh istirahat. Maka dari itu tak mungkin seorang bisnis order bisa selalu standby dalam melayani pembeli. Kami tidak akan bisa! Tapi website kamu bisa!

Itulah kenapa kita membayar hosting selama 1 tahun. Untuk membuat website kita menyala terus selama 1 tahun dan siap melayani pembeli kamu.


  1. Meningkatkan kredibilitas

Domain yang anda gunakan juga menentukan tingkap kepercayaan customer terhadap usaha anda. Usaha yang menggunakan domain tidak gratisan, akan jauh lebih dipercaya dari pada usaha yang hanya menggunakan platform atau blog gratisan.


  1. Tracking Data

Apa tugas utama dari seorang pemilik bisnis? Ada yang bilang, pemilik bisnis itu harus bisa Menjual? Memerintah/memimpin anak buah ? Atau packing-packing barang? Jawaban jawaban diatas kurang tepat.
Tugas utama pemilik bisnis adalah “mengambil keputusan”. Ketika keputusan itu sudah dibuat, barulah tugas itu didelegasikan ke tim atau bawahannya, atau kalau timnya tidak ada, dia kerjakan sendiri.

Nah bagaimana agar seorang pemimpin bisa membuat keputusan yang tepat adalah dia harus membaca data sebanyak-banyaknya.

Dengan memiliki website, anda bisa menggunakan fitur google analytics.

Nah jadi ini adalah tampilan dari google analytics. Didalam ini ada sangat banyak tersaji data dari pengunjung website anda. Disini kita bisa liat meraka lebih banyak mengakses di hari apa, jam berapa, menggunakan tipe hp apa, lokasi-lokasinya dia. Data-data ini lah yang bisa anda jadikan acuan dalam mengambil keputusan.
Misalnya anda ingin pasang iklan facebook ads, atau google adwords, data-data ini bisa anda implementasikan kedalam target iklan anda, penayangan iklan ke kota mana aja, di jam berapa, hari apa yang lebih tepat.
Jadi dengan membaca penyajian data ini, kita juga bisa membuat keputusan yang lebih tepat.

  1. Database

Sekarang ini adalah eranya big data. Siapa yang punya data lebih banyak maka dia yang menang. Selama ini, anda jualan di platform orang, yang dapat datanya ya si pemilik platform. Kita sebagai user biasa di platform itu hanya dapat remah-remah rengginangnya saja dari data sebenarnya yang superbesar, sama seperti kita mereka pun membutuhkan data.
Dengan website sendiri, anda juga bisa membangun kolam data anda sendiri. Kali ini bukan hanya sekedar untuk mengambil keputusan tapi juga untuk meningkatkan penjualan. Anda bisa saja mengembangkan fitur untuk mengumpulkan database calon pembeli untuk mendapatkan baik nomor hp ataupun email yang nantinya bisa anda jadikan retargeting dari penjualan produk anda. Meskipun mereka hanya berkunjung belum beli. Karena pada prinsip marketing, seseorang bisa jadi baru membeli bukan pada pandangan pertama, bisa jadi kedua, ketiga, dan seterusnya.

1 thought on “Mengapa setiap bisnis butuh website?”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *